Selamat Berjumpa……Selamat Berkunjung ke Blog Kami , Jangan lupa Tinggalkan Komentar Anda !!!!

Selasa, 28 Agustus 2012

Sebuah Perenungan

Salam jumpa ,
Lama sekali aku tidak mengupdate blog ini .Banyak hal yang menjadi alasan ....tidak ada ide , belum ada inspirasi ....kesempatan yang tertunda-tunda karena kesibukan ...dan masih banyak lagi alasan-alasan yang lain.Semoga saja para pengunjung dan penggemar tidak putus asa dan mau tetap berkunjung ke blog ini .Satu hal yang membuat aku terdorong untuk memposting untuk mengisi kekosongan cerita cerpen -roman atau sejenisnya adalah pengalaman seseorang teman di facebook yang menuliskan pengalamannya dalam bentuk cerita dengan judul " Gaji Papa Berapa ?" Menurut aku cerita pengalaman ini berisi pesan penting .Itulah sebabnya aku postingkan di sini . Semat Membaca ! 



















GAJI PAPA BERAPA...???
Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta , tiba di rumahnya pada pukul 21.00 malam.Tidak seperti biasanya, Sarah, putra pertamanya yang baru duduk di kelas 3 SD membukakan pintu untuknya.
Nampaknya Sarah sudah menunggu cukup lama.
“Sarah… kok belum tidur ?” sapa Andrew sambil mencium anaknya.
Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika Andrew pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Sarah menjawab, “Aku nunggu Papa pulang…… soalnya aku mau tanya berapa sih gaji Papa ?”

Selasa, 30 Agustus 2011

Selamat Idhul Fitri 1432 H

Allahu akbar, Allahu akbar ,subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha ilallah huallah hu akbar ,allahu akbar walilah ilham . Ya Robbi Anugerahilah saudara-saudaraku yang sempat berkunjung ke blog kami ketenangan dalam hatinya, kesucian dalam fikirannya,kekhusuan dalam ibadahnya,keberkahan dalam usianya, kesehatan lahiriah dan batiniahnya serta kelak akan ditempatkan pada derajat yang mulia bersama hamba-hamba-Mu ,syuhada dan para Auliya , Amin . Taqoballallahu minna waminkum " Mohon Maaf Lahir dan batin "

Jumat, 18 Februari 2011

SEPANJANG JALAN KENANGAN

Bagian 5
Ida …mengapa kau belum mengerti juga?





Masa anak-anak telah berlalu .Kini aku sudah menginjak masa remaja .Kesadaran diri untuk lebih berpikir positif lebih meningkat .Kepribadian semakin matang baik secara biologis maupun psikologis .
Kini pergaulanku semakin luas ,kalau dulu hanya sebatas teman kelas dan teman seperjalanan pulang dan berangkat sekolah dari tetangga desa , sekarang aku lebih mengenal teman-teman dari sekolah lain .
Perhatianku agak kurang fokus. Jika tak mengingat bahwa pelajaranku juga sesuatu yang penting, bisa-bisa aku uring-uringan saja menghadapi pelajaran siang itu. Juga jika tak ada Ida Ayu di ruang kelasku, ingatanku hanya tertuju kepada angan dan pikiranku untuk tetap bersekolah walaupun seberat apapun yang harus aku hadapi.
Ida Ayu-lah yang dapat membuatku tenteram, bersemangat ,apa pun kondisi yang ada di belakangku. Entah hawa apa yang dimiliki olehnya hingga demikian dahsyat mempengaruhi perasaanku.