Selamat Berjumpa……Selamat Berkunjung ke Blog Kami , Jangan lupa Tinggalkan Komentar Anda !!!!

Tampilkan postingan dengan label Cerpen Remaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen Remaja. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Februari 2011

SEPANJANG JALAN KENANGAN

Bagian 5
Ida …mengapa kau belum mengerti juga?





Masa anak-anak telah berlalu .Kini aku sudah menginjak masa remaja .Kesadaran diri untuk lebih berpikir positif lebih meningkat .Kepribadian semakin matang baik secara biologis maupun psikologis .
Kini pergaulanku semakin luas ,kalau dulu hanya sebatas teman kelas dan teman seperjalanan pulang dan berangkat sekolah dari tetangga desa , sekarang aku lebih mengenal teman-teman dari sekolah lain .
Perhatianku agak kurang fokus. Jika tak mengingat bahwa pelajaranku juga sesuatu yang penting, bisa-bisa aku uring-uringan saja menghadapi pelajaran siang itu. Juga jika tak ada Ida Ayu di ruang kelasku, ingatanku hanya tertuju kepada angan dan pikiranku untuk tetap bersekolah walaupun seberat apapun yang harus aku hadapi.
Ida Ayu-lah yang dapat membuatku tenteram, bersemangat ,apa pun kondisi yang ada di belakangku. Entah hawa apa yang dimiliki olehnya hingga demikian dahsyat mempengaruhi perasaanku.

Selasa, 10 Agustus 2010

CINTA KU BERSEMI KEMBALI

Aku masih terdiam dan memandang wajah dengan senyuman lebar yang ada di hadapanku kini. Aku masih ragu bahwa ia adalah orang yang ku kenal dulu. Wajah itu kini lebih dewasa dan suaranya samar-samar dalam ingatanku."Masa lupa sih sama gue? Gue Sugi, Sugiyanto, teman sekelas lo waktu kita SMP dulu." ia mengulangi kata-kata yang telah ia ucapkan sepuluh menit lalu.Pelan, ku anggukkan kepalaku. Lalu, sosok cowok jangkung, putih dan dengan wajah yang berhias bintik-bintik jerawat mengusik ingatanku. Oh, dia kah cowok itu? Cowok di masa SMP ku? Cowok yang menjadi cinta pertamaku itu?"Elo benar Sugi? Bukannya elo masuk pesantren ya?" tanyaku setelah akhirnya aku yakin ia cowok di masa SMP ku.Ia tersenyum lagi dan menarik nafas lega setelah aku berhasil mengingatnya. "Udah selesai dan sekarang aku mau lanjut kuliah." jawabnya enteng. Matanya yang masih tetap tajam kini memandangku. "Eh, aku kangen sama kamu deh. Masih bandel ngga sih kamu?" tanyanya iseng.Aku tertawa, "Kok tau sih kalo dulu aku bandel?""Siapa sih yang gak kenal kamu, apalagi setelah kamu dihukum pak guru ketika gak mengerjakan PR matematika ,berdiri di depan kelas kita dan teman sekelas agar mencoreng mukamu dengan kapur . Wah,,, kamu kan tiba-tiba terkenal." ujarnya membawaku kembali mengingat kejadian memalukan itu.